Continuing the discussion from AI Game Business Model Question:
Halo semua,
Saya seorang pengembang game indie dan saat ini sedang mengerjakan sebuah proyek bernama “Merge Fellas”. Saya sedang bereksperimen menggunakan Gemini API untuk menghasilkan konten kreatif secara prosedural, seperti deskripsi item dan latar belakang karakter.
Secara umum, hasilnya sangat mengesankan. Namun, saya menghadapi masalah konsistensi yang cukup membuat frustrasi.
Terkadang, API memberikan deskripsi yang sangat kaya, imajinatif, dan sesuai dengan gaya yang saya inginkan. Namun di lain waktu, dengan prompt yang sangat mirip, output yang dihasilkan terasa datar, berulang, atau terlalu umum. Ini membuat alur kerja saya menjadi tidak efisien karena saya harus menyaring banyak hasil yang buruk.
Saya sudah mencoba menyesuaikan parameter temperature dan top_p, serta membuat prompt saya lebih detail, tetapi hasilnya masih sulit diprediksi.
Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas tentang masalah yang saya hadapi, saya telah menyusun beberapa contoh prompt, output yang baik dan yang buruk, serta konfigurasi API yang saya gunakan dalam sebuah dokumen. Saya harap ini bisa membantu menjelaskan masalah saya dengan lebih baik.
Link ke Dokumen Analisis: [DÁN LINK GOOGLE DOCS CỦA BẠN VÀO ĐÂY]
Apakah ada dari teman-teman di sini yang pernah mengalami masalah serupa? Mungkin ada teknik prompting khusus, atau cara mengatur parameter yang lebih efektif untuk kasus penggunaan seperti pembuatan konten game agar hasilnya lebih stabil dan berkualitas tinggi?
Setiap saran atau masukan akan sangat saya hargai.
Terima kasih banyak!